Upaya Sony untuk mengamankan kata 'Let's Play' sebagai bagian dari
trademark mereka ternyata menemui jalan buntu. Permohonannya ditolak
mentah-mentah oleh lembaga paten dan merek dagang di Amerika Serikat.
Terdaftar
pada tanggal 28 Oktober 2015, formulir aplikasi Sony mencuat ke
permukaan melalui situs Justia yang ditemukan oleh forum NeoGAF. Lembaga
paten dan merek dagang di negeri Paman Sam itu menolak dengan alasan
untuk menghindari terjadinya kemiripan.
Berdasarkan penelusuran, seperti dikutip detikINET dari IGN,
Rabu (13/1/2016), ternyata paten yang diajukan oleh Sony sudah dipakai
sebelumnya dengan nama LP Let'z Play. Hal ini bertentangan dengan
Trademark Act Section 2(d) yang tertulis bahwa kesamaan paten bisa
berpotensi mengakibatkan konsumen bingung, keliru, dan tertipu.
Pun
demikian, jika Sony memilih untuk berjuang, maka setidaknya harus dari
enam bulan dari keluarnya keputusan (tanggal 29 Desember 2015) untuk
mengatasi penolakan tersebut.
Paten Let's Play sendiri sebelumnya
diperkirakan akan dipakai untuk sejumlah keperluan yang berkaitan
dengan teknologgi Sony. Ada yang berpendapat bahwa Let's Play akan
dipakai sebagai bagian dari layanan streaming PlayStation 4.
Seperti
sudah sempat disinggung sebelumnya, Sony bukan satu-satunya perusahaan
yang berusaha mengamankan kata atau kalimat yang mungkin terdengar aneh
sebagai trademark.
Produsen chip grafis Nvidia misalnya,
mengingkan 'The Way It’s Meant to Be Played' sebagai trademark mereka.
Senasib dengan Sony, pengajuan trademark itu juga ditolak dan Nvidia tak
pernah memilikinya.
Namun ada juga yang berhasil, contohnya
Electronic Arts yang sukses mematenkan kata 'It's in the Game' yang
tenar di kalangan gamer, khususnya di permainan sepakbola.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Response to "Sony Gagal Patenkan Kata 'Let's Play'"
Posting Komentar